BATULICIN, genpikalsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu terus mendorong akuntabiltas kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) salah satunya melalui penerapan berbagai aplikasi dalam pelayanan publik agar dapat membantu meningkatkan efisiensi dan keterjangkauan.
Seperti kali ini, peluncuran sekaligus
sosialisasi tiga buah aplikasi, yakni Aplikasi Siram Sehat aplikasi
Siwasyuda dan aplikasi Esukgajian bertempat di Seroja Hall Hotel Ebony Batulicin, Senin, (3/7/2023).
Sosialisasi yang digelar oleh Pemkab Tanbu ini
dihadiri Kepala Subbagian Keuangan dan Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.
Sementara kegiatan sosialisasi dipandu oleh Tim Teknis dari BPKAD dan Sekretariat DPRD Tanah Bumbu.

“Sosialiasi ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan bagaimana cara mengoperasikan ketiga aplikasi tersebut,” kata salah satu pemandu sosialisasi itu.
Untuk diketahui Aplikasi Siram Sehat adalah Sistem Informasi Iuran Jaminan Kesehatan yang digagas oleh Miftahul Ilmi selaku Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Adapun maksud dan tujuan dalam penerapan Aplikasi Siram Sehat adalah untuk memberikan kemudahan dalam melakukan input data besaran iuran jaminan kesehatan oleh SKPD.
Kemudian Aplikasi Siwasyuda merupakan Sistem Informasi Pengawasan Pelayanan Publik yang digagas oleh Nurjani selaku Analis Kebijakan Ahli Muda, Sekretariat DPRD Tanah Bumbu.
Tujuan dari penerapan Siwasyuda adalah untuk media monitoring dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Tanah Bumbu berbasis website.
Sedangkan Aplikasi Esukgajian merupakan optimalisasi penelitian kelengkapan dokumen dan penerbitan surat keterangan penghentian pembayaran gaji aparatur sipil negara yang digagas oleh Yulian Setyawan selaku Kepala Subbidang Anggaran 2, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Tujuan dari penerapan Aplikasi Esukgajian adalah untuk memberikan kemudahan bagi pegawai yang ingin mengajukan Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP) yang sebelumnya dilakukan secara mandiri dengan datang ke BPKAD, berinovasi dengan cara bisa mengajukan melalui online.
Dengan adanya ketiga aplikasi tersebut, akan memberikan manfaat dalam menciptakan akuntabilitas kinerja di masing-masing SKPD.
Selain itu juga mempercepat dan mempermudah proses informasi yang diperlukan oleh stakeholder terkait sebagai perwujudan pelaksanaan e-government dan digitalisasi program pemerintah.
Dengan sosialisasi ini diharapkan seluruh Kepala Subbagian Keuangan dan Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian SKPD tanpa terkecuali bisa memahami cara mengoperasikan Siram Sehat, Siwasyuda dan Esukgajian dan dapat menyebarluaskan ilmu yang didapatkan kepada seluruh stakeholder terkait.
Pada kesempatan tersebut, sosialisasi juga dilakukan oleh PT. Taspen Cabang Banjarmasin dan BPJS Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu yang memberikan pengetahuan tentang program-program unggulan yang ada masing-masing instansi tersebut.