Tindaklanjuti Hasil Penyelidikan, Satpol-PP Ciduk Dua Pasangan Bukan Muhrim di Dalam Kamar Di Lokasi Berbeda

BATULICIN, Dipimpin langsung Kepala Satpol-PP dan Damkar Tanah Bumbu, Syaikul Ansyari bersama anak buahnya turun langsung ke lokasi kilo meter 8 Desa Sarigadung Kecamatan Simpang Empat untuk menindak lanjuti hasil penyelidikan adanya praktik prostitusi berkedok warung.

Benar saja di lokasi itu, Petugas dari korps penegak Perda di Tanbu ini mendapatati pasangan bukan muhrim,
seorang wanita bersama pria yang kepergok saat diduga ingin melakukan hubungan badan di dalam kamar, di sebuah tempat yang dijadikan tempat prostitusi berkedok warung kopi.

Tak hanya sampai disitu, petugas kembali bergerak le lokasi km 9
Desa Sarigadung RT. 14, petugas Satpol PP pun kembali menemukan wanita bersama pria di dalam kamar yang diduga ingin melakukan hubungan badan.

Kepala Satpol-PP dan Damkar Tanah Bumbu, Syaikul Ansyari saat dikonfirmasi di lapangan mengatakan, bahwa hari ini Satpol-PP Tanbu melakukan kegiatan atas dasar laporan masyarakat atas maraknya warung berkedok prostitusi.

Hari ini lanjut Syaikul, ada dua tempat yang kita lakukan, tadi satu jam yang lalu kita amankan wanita prostitusi, kemudian yang saat ini warung yang kedua dan kita temukan juga pada saat berada di dalam kamar dan ini merupakan penertiban.

“Dua wanita yang kita amankan ini adalah langsung pelaku prostitusinya, kita akan kembangkan siapa yang jadi mucikarinya, hari ini kita lakukan penyidikan dan ini mereka secara terbukti melakukan hal demikian,” jelas Syaikul.

Syaikul menjelaskan, bahwa pada beberapa hari yang lalu pihaknua telah melakukan penyelidikan

“Sehingga kita lakukan hari ini tindakan, penindakan ini terbukti, dan alat bukti photo-photo yang tidak kami sampaikan, karena tidak pantas untuk ditunjukan.

“Jadi untuk masyarakat untuk tetap memberikan informasi kepada kami, kami akan bersihkan tempat-tempat prostitusi dari ujung ke ujung, dan untuk dua tempat wanita yang hari ini kami amankan akan kami bawa ke Kantor Satpol PP dan Damkar Tanbu,” pungkas Syaikul Ansyari.[joni

Baca Juga  Gunakan Ekskavator,Desa Pematang Ulin di Tanbu Buka Lahan Untuk Percontohan Program Ketahanan Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *