Sirahturahmi ke Anak Yatim di Kotabaru, Apoteker Sebarkan Kebahagiaan Sekaligus Edukasi Pengunaan Obat Yang Aman dan Tepat

Kotabaru, GK – Dalam semangat berbagi dan mempererat silaturahmi, kegiatan “Ramadhan Bersama Apoteker” sukses digelar pada 15 Maret 2025 di LKSA Muhammadiyah Al Istiqomah Kotabaru. Acara ini dihadiri oleh Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Kotabaru, Apt Lisa Gunawan, bersama Ketua HISFARMA Pusat (Himpunan Seminat Farmasi Apotek), Apt Surya Wahyudi.

Sebanyak 54 apoteker dari berbagai wilayah di Kabupaten Kotabaru hadir dalam kegiatan ini, bergabung dengan 31 anak yatim piatu dari yayasan tersebut. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian apoteker untuk memberikan kebahagiaan sekaligus edukasi penting terkait penggunaan obat yang aman dan tepat.

Ketua IAI Cabang Kotabaru, Apt Lisa Gunawan, menyampaikan bahwa acara ini bertujuan tidak hanya untuk mempererat silaturahmi antar apoteker, tetapi juga memberikan pemahaman kepada anak-anak yatim piatu mengenai cara memilih dan menggunakan obat secara benar. “Kami berharap anak-anak dapat memahami pentingnya menggunakan obat sesuai kebutuhan dan dengan cara yang tepat,” ujarnya.

Acara dimulai dengan pembukaan dan arahan dari Ketua IAI Cabang Kotabaru, dilanjutkan dengan sesi edukatif yang dikemas dalam bentuk permainan interaktif. Sesi ini bertujuan untuk menarik perhatian dan meningkatkan partisipasi aktif anak-anak dalam diskusi seputar penggunaan obat. Games edukasi tersebut menjadi sorotan karena mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mendidik.Foto: Ist.

Pemimpin Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Al Istiqomah menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif dan perhatian yang diberikan oleh para apoteker. “Anak-anak merasa sangat terhibur dan mendapatkan pengetahuan baru yang bermanfaat terkait penggunaan obat. Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi kami,” tuturnya.

Selain menghadirkan kegembiraan, kegiatan ini juga mengukuhkan peran apoteker dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus. Sinergi antara profesi kesehatan dan kegiatan sosial ini menjadi contoh nyata bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui berbagai cara yang kreatif dan mendidik.[ril/ Yandi.

Baca Juga  Wakil Rakyat Ini Dapat Gelar Doktor, Begini Harapan Kapolres Dan Sekda Kotabaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *