JAKARTA, genpikalsel.com – Mantan Komandan Distrik Militer (Kodim) Kabupaten Tanah Bumbu, Letkol Purn H. Rahmat Trianto, M. Si, M.Han yang bertugas di bumi Bersujud pada 2020-2022 lalu, serius maju dalam bursa Pileg DPR RI.
H. Rahmat Trianto, M. Si, M.Han, saat ini tengah menghadiri kegiatan pembukaan Orientasi Calon Anggota Legislatif DPR RI Periode 2024-2029 Partai NasDem di Tower NasDem, Jakarta, Sabtu (3/06/2023).
Rahmat Trianto ini dikabarkan pensiun dini dari kedinasan di TNI AD sejak 31 Desember 2022.
Dia juga bergabung dengan Partai Nasdem dan maju sebagai calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan dapil ll, seperti Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru Kalimantan Selatan.

Rahmat Trianto melalui pesan aplikasi WhatsAppnya, Sabtu (3/6/2023) mengatakan bahwa dirinya mengikuti kegiatan orientasi para caleg DPR RI partai Nasdem yang dilaksanakan sejak kemarin, tepatnya dari tanggal 2-4 juni 2024.
Kegiatan di laksanakan di Tower Nasdem DPP Partai Nasdeem dan Di Akademi Bela Negara Partai Nasdem Jakarta.
Rahmat menjelaskan, bahwa kegiatan orientasi ini dibuka oleh ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dan di hadiri kandidat Capres Anies Rasyid Baswedan.
“Kegiatan orientasi ini sangat bermanfaat untuk para caleg apalagi di saat setiap para caleg lagi galau dengan sistem profosional terbuka atau tertutup yang akan di putuskan oleh MK,” sebut Rahmat Trianto.

Orientasi ini lanjut Rahmat, sangat membantu bagi kami para caleg untuk lebih tau, baik itu tentang sejarah partai Nasdem, mulai latar belakang partai, visi dan misi serta semangat perubahannya seperti apa untuk bangsa ini.
“Jadi yang paling utama dalam kegiatan ini, kita bisa saling kenal sesama kader-kader Partai Nasdem seluruh Indonesia, dengan semangat tekat bersatu berjuang, untuk kemenangan,” pungkas Rahmat Trianto.
Diketahui selama kepemimpinanan Rahmat Trianto selama dua tahun di Tanah Bumbu sebagai Dandim, Rahmat Trianto banyak mendapatkan pujian, karna dekat dengan masyarakat.
Ia juga memiliki konsep pembangunan yang religius dan juga pemahamannya yang kompleks dalam membangun daerah.[joni