Sepekan Retret Magelang, Bupati Andi Rudi Latif Serap Ilmu Untuk Kemajuan Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Andi Rudi Latif. Foto: Kominfo Tanbu.

MAGELANG – Magelang Retreat 2025 resmi berakhir setelah sepekan penuh diisi dengan agenda intensif bagi para kepala daerah dari seluruh Indonesia. Puncaknya, Presiden Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto memberikan pengarahan sekaligus menutup kegiatan pada Jumat (28/2/2025).

Di antara para pemimpin daerah yang hadir, Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menonjol dengan semangat dan komitmennya dalam mengikuti setiap sesi. Ia menyebut pengalaman ini sebagai momen penting dalam memperkuat wawasan kepemimpinan dan koordinasi dengan kebijakan nasional.

Selama tujuh hari, para kepala daerah menjalani jadwal ketat, mulai dari persiapan sebelum subuh hingga sesi diskusi dan pemaparan yang berlangsung hingga malam hari. Hari terakhir pun tak kalah padat, dengan agenda yang mencakup paparan dari Presiden RI ke-6 Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, beberapa menteri, hingga Parade Senja dan Farewell Dinner.

Bupati Andi Rudi Latif mengungkapkan bagaimana dirinya dan rekan-rekan kepala daerah harus menjalani berbagai tantangan fisik dan intelektual selama retret ini.

“Persiapan dan kegiatan kami dimulai setiap hari sebelum subuh hingga pukul 21.00, belum termasuk jika ada tugas-tugas tambahan,” ujarnya di sela kegiatan pendakian Gunung Tidar di kompleks Akmil Magelang, Kamis (27/2/2025).

Pendakian ini menjadi simbol ketangguhan dan komitmen para kepala daerah dalam menghadapi tantangan kepemimpinan. Bagi Andi Rudi Latif, kegiatan ini bukan hanya soal fisik, tetapi juga tentang mental dan strategi dalam mengelola daerah dengan lebih baik.

Retret ini dirancang untuk membekali kepala daerah dengan pemahaman mendalam tentang inovasi dan keberlanjutan dalam pembangunan. Andi Rudi Latif menegaskan bahwa pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk diterapkan di Tanah Bumbu.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, kami dapat terus meningkatkan kualitas pembangunan di daerah, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu dalam mewujudkan Bumi Bersujud yang Maju, Makmur, dan Beradab,” tandasnya.

Baca Juga  Bupati Tanah Bumbu Dukung 12 Rencana Aksi Mendes PDT di Magelang Retreat

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat agar kebijakan nasional dapat diterapkan secara efektif. Retret ini, menurutnya, menjadi ruang diskusi yang produktif untuk berbagi pengalaman dan strategi antar kepala daerah.

Salah satu momen paling berkesan dalam Magelang Retreat 2025 adalah Parade Senja, di mana para kepala daerah berbaris rapi di bawah langit Magelang yang mulai temaram, bersiap menerima arahan terakhir dari Presiden Prabowo Subianto.

Dengan penuh wibawa, Prabowo menyampaikan pesan tentang pentingnya kepemimpinan yang kuat, keberanian dalam mengambil keputusan, serta komitmen dalam melayani masyarakat.

Setelah itu, acara ditutup dengan Farewell Dinner, di mana para peserta mengenakan seragam PDL Komcad, mencerminkan kebersamaan dan semangat juang yang telah terbentuk selama sepekan.

Magelang Retreat 2025 telah usai, tetapi semangat yang dibawa dari kegiatan ini akan terus hidup dalam kepemimpinan para kepala daerah. Bagi Bupati Andi Rudi Latif, ini bukan sekadar acara seremonial—ini adalah awal dari langkah-langkah baru dalam membangun Tanah Bumbu yang lebih maju dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *