Sayang Dengan Masyarakat di Wilkumnya,Kapolres Tanbu Imbau Tak Salah Gunakan Kecubung

Kapolres Tanbu, AKBP Arief Prestya. Foto kimirman Kasi Humas.

BATULICIN, Dalam sepekan terakhir buah kecubung menjadi trend di Kalimantan Selatan setelah adanya beberapa warga di Kalimantan Selatan yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Sambang Lihum, bahkan sampai ada yang halusinasi akibat mengonsumsinya kecubung tersebut.

Diketahui istilah latin Datura Stramonium, dikenal dengan nama umum kecubung pendek adalah tumbuhan berbunga.

Menanggapi fenomena bunga kecubung yang disalahgunakan itu
Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya, mengimbau kepada seluruh kalangan masyarakat Bumi Bersujud agar tidak menyalahgunakan tanaman tersebut.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Tanah Bumbu tidak menyalahgunakan buah kecubung, dikarenakan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius hingga berakibat halusinasi dan bisa menyebabkan bahaya akan diri kita,” imbau AKBP Arief di Batulicin, Sabtu (13/07/2024).

AKBP Arief juga menyebutkan bahaya atau efek dari buah kecubung jika dikonsumsi. Di antaranya dapat memasukan, halusinasi.

“Sekali lagi kami imbau agar tidak menyalahgunakan buah kecubung. Sayangi diri kita, hiduplah dengan sehat,”pungkas orang nomor satu di Kepolisian Tanbu ini.

Dapat diketahui dalam beberapa hari ini informasi yang terlihat di media, bahwa RSJ Sambang Lihum di Kalsel menerima pasien mabuk kecubung yang di oplos obat-obatan.

Baca Juga  BPBD Tanah Bumbu Himbau Masyarakat Waspadai Peringatan Dini BMKG Tentang Cuaca Ekstrem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *