BATULICIN, GK – Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karangsari di Kecamatan Kusan Hulu memprihatinkan. Dinding ruang kantor guru yang berukuran 7×8 meter tampak retak parah, sementara atap sebagian ruang kelas terlihat menganga. Kekhawatiran atas keselamatan guru dan siswa pun tentunya menjadi perhatian utama.
Kepala Sekolah SDN Karangsari, Susilo, pada Sabtu (21/12/2024), mengungkapkan bahwa ruang kantor tersebut sangat sempit untuk menampung 10 guru. Selain itu, kondisi bangunan yang retak membuat aktivitas di kantor semakin terganggu.

“Tak hanya kantor guru, dinding ruang kelas 4, 5, dan 6 juga retak. Bahkan lantai ruang kelas bergeser dan atapnya bocor. Saat hujan, air masuk dan mengganggu proses belajar mengajar,” ungkap Susilo.
Untuk mengatasi masalah ini, pihak sekolah berencana mengajukan proposal pembangunan kantor baru dan rehabilitasi ruang kelas belajar (RKB) kepada pihak terkait.
Sementara itu Kepala Desa Karangsari, Santoso, menambahkan bahwa usulan perbaikan RKB di SDN Karangsari telah diajukan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kusan Hulu pada 2024.

“Kami berharap pembangunan RKB dapat terealisasi pada 2025. Sebagai masyarakat, tentu kami ingin sekolah di desa ini menjadi lebih baik,” ujar Santoso.
Menanggapi kondisi tersebut, dikonfirmasi terpisah melalui telpon whastapnya Kepala Dinas Pendidikan Tanah Bumbu, Amiluddin, menyatakan bahwa pihaknya akan meninjau langsung kondisi SDN Karangsari tersebut.
“Nanti kami akan melihat kondisi di lokasi. Jika pihak sekolah mengajukan proposal, bisa langsung disampaikan ke Dinas Pendidikan Tanah Bumbu untuk ditindaklanjuti,” kata Amiluddin.
Dengan adanya perhatian dari pemerintah, diharapkan perbaikan SDN Karangsari dapat segera dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi guru dan siswa serta meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut. [joni].