Rest Area KM 62 Mantewe Jadi Favorit Jamaah Arus Balik Haul Abah Guru Sekumpul

BATULICIN – Posko rest area di KM 62, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, menjadi tempat favorit bagi jamaah Haul ke-20 Abah Guru Sekumpul untuk melepas lelah dalam perjalanan arus balik. Posko yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu ini ramai dikunjungi, terutama pada jalur alternatif yang mulai dipadati jamaah sejak Senin (6/1/2025) pagi.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana posko yang penuh aktivitas. Jamaah terlihat menikmati berbagai fasilitas gratis yang disediakan, seperti sarapan berupa nasi bungkus, mi kuah, nasi sop, kopi, teh, air putih, roti, dan gorengan. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya posko ini. Setelah perjalanan panjang, bisa istirahat dan makan gratis di sini benar-benar meringankan,” ujar seorang jamaah yang singgah.

Camat Mantewe, Nyariman, bersama jajarannya turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelayanan di posko berjalan lancar. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jamaah. Dinas Sosial dan Dinas Kominfosp Tanah Bumbu juga turut memantau aktivitas di posko, memastikan kebutuhan jamaah terpenuhi dengan baik.

Kabid Limjamsos Dinas Sosial Tanah Bumbu, Muhammad Supian, menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme jamaah yang memanfaatkan layanan posko. “Kami senang melihat banyak jamaah haul singgah di sini. Tahun depan, kami berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan di rest area ini agar lebih baik lagi,” ungkapnya.

Tidak hanya di KM 62, Pemkab Tanah Bumbu sebelumnya telah mendirikan delapan posko layanan di jalur-jalur yang dilalui jamaah menuju Haul KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani, ulama kharismatik Kalimantan Selatan yang dikenal sebagai Abah Guru Sekumpul. Posko-posko tersebut tersebar di Kecamatan Batulicin, Kusan Hilir, Angsana, Satui, Karang Bintang, Mantewe, dan Teluk Kepayang.

Baca Juga  Masuk Usulan, Gerbang Perbatasan Tanbu dan Kotabaru Bakal Dibangun DPUPR Tanbu

Posko-posko ini beroperasi dengan dukungan petugas kesehatan, BPBD, dan Dinas Sosial. Pelayanan yang disediakan mencakup tempat istirahat, makanan dan minuman gratis, serta bantuan medis untuk memastikan perjalanan jamaah berlangsung aman dan nyaman. [joni].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *