BATULICIN,GK – Untuk mendorong pembangunan desa yang inovatif dalam mengatasi permasalahan dengan memanfaatkan teknologi digital dan Informasi maka diselenggarakan kegiatan Desa Cerdas (Smart Village) tahun 2023 yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari program penguatan pemerintah dan pembangunan Desa (P3PD) 2021-2024.
Untuk mengimplementasikan kegitan desa cerdas, dilakukan rekrutmen duta digital dengan tahapan penilaian administrasi, penilaian tes tulis online dan penilaian wawancara. Setiap penilaian tes tulis online, dan penilaian wawancara. Setiap tahapan penilaian dituangkan dalam berita.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Samsir kepada wartawan genpikalsel.com di ruang kerjanya, Jumat (22/12/2023).
“Kita sudah menerima 8 orang tenaga duta digital dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Tramigrasi pada Kamis 21 Desember 2023 kemarin yang kegiatannya di Masjid Apung di bibir pantai siring yang sekalian mengenalkan Masjid Apung kita,” papar Samsir.
Kemudian dalam waktu dekat lanjut Samsir kita akan membentuk kader duta digital yang kita ambil dari 40 pemerintahan desa.
Samsir menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan ini untuk mempromosikan produk-produk unggulan kemudian pelayan publik dan sebagainya sehingga pemerintah pusat terjadi konektivitas antara pusat, daerah, Provensi, hingga dapat melihat potensi-potensi yang ada di desa, sehingga misalnya ada kurang infrastuktur itu bisa saja nanti dibantu dari kementrian maupun dari Pemprov.
Disisi lain 40 desa ini adalah merupakan bagian yang tak terpisahkan nanti dalam rangka penyangga Ibu Kota Negara (IKN) untuk mempromosikan potensi-potensi yang ada di desanya
“Jadi dari 8 tenaga duta digital itu nantinya bertugas di Kecamatan semacam koordinator, jadi satu orang itu ada lima kader duta digital yang dipegangnya dari 40 pemerintahan desa tadi,”tandas orang nomor satu di lingkungan DPMD Tanbu ini.[joni]