Bupati Tanbu, dr. H. Zairullah Azhar saat khusyu berdoa. Foto saat di pantai Pagatan. Foto: Ist.
BATULICIN, – Program unggulan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Kalsel, yang digagas Bupati dr HM Zairullah Azhar, Satu Desa Satu Masjid (SDSM) semakin terlihat manfaatnya, betapa tidak selain menghidupkan kegiatan keagaaman masjid-masjid ternyata juga melahirkan ratusan anak-anak tahfiz atau hafal Al Quran di Bumi Bersujud.
Bupati Tanah Bumbu yang familiar disapa Abah Zairullah menyebut SDSM merupakan bagian dari visi-misi Tanah Bumbu yaitu mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, produktif, dan berakhlak mulia.
“Ini juga bagian dari Implementasi motto Tanah Bumbu Bersujud menuju Serambi Madinah,” ungkap Zairullah, dikutip dari situs Pemkab Tanbu, Selasa, (6/6/2023).
Zairullah menambahkan hingga saat ini ada sebanyak 579 anak hafal 1 sampai 10 Juz Al-Quran.
Rinciannya, 451 anak hafal 1 juz, 61 anak hafal 2 juz, 48 anak hafal 3 juz, 11 anak hafal 4 juz, 6 anak hafal 5 juz, 1 anak hafal 6 juz, dan 1 anak hafal 10 juz.
Suksesnya program SDSM tersebut, maka Bupati H.M. Zairullah Azhar bersyukur dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang menjalankan program Satu Desa Satu Masjid (SDSM) di Bumi Bersujud.
“Terimakasih kepada semua pihak. Tokoh agama, SKPD Pemkab Tanbu, Camat dan Kepala Desa beserta perangkatnya, guru ngaji/ustaz, orang tua santri SDSM, Kepala Sekolah dan tenaga pendidik, takmir masjid, dan lainnya sehingga program SDSM sukses menjadikan ratusan anak-anak penghafal Al-Quran,” sebut Abah Zairullah.
Adapun program SDSM ini merupakan gerakan terpadu seluruh elemen masyarakat untuk secara serentak memakmurkan seluruh Masjid yang ada di Desa di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.
Program terpadu ini di dalamnya terdapat pengembangan Sumber Daya Manusia, melalui pengembangan generasi qurani bagi anak-anak muslim yang diberikan ilmu dan pendidikan keagamaan di lingkungan masjid setempat, sehingga dengan demikian nantinya mereka dapat tumbuh cerdas, berilmu, beriman, dan bertaqwa, serta kompetitif.
Melalui program SDSM ini pula diharapkan anak-anak di Tanah Bumbu kedepannya menjadi generasi yang cerdas, pintar, kaya dan dermawan, serta menjadi tokoh nasional seperti Menteri bahkan menjadi Presiden Indonesia.[joni]