BATULICIN, Aparat kepolisian sudah menyelidiki penyebab kematian Syahru Ramadhan (29) yang ditemukan tewas tergantung dengan kain di dalam rumah, Minggu, (15/10/2023) di perumahan KPI Blok AA3 Nomor 09 RT 11 Desa Kersik Putih Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.
Tim Inafis Satreskrim Polres Tanah Bumbu dan Personel Polsek Batulicin telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo melalui Kasi Humasnya Iptu Jonser Sinaga mengatakan saat ditemukan kondisi jasad korban sudah membusuk dan terdapat belatung di sekujur tubuhnya. Korban diduga bunuh diri karna depresi akibat sakit hati.
“Ditemukan luka bekas jeratan tali di bagian leher, lidah korban menjulur dan ditemukan sepucuk surat curahan hati dan perasaan yang diduga ditulis korban sebelum meregang nyawa. Kemudian
tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” ungkap Iptu Jonser, melalui keterangan tertulis yang diterima genpikalsel.com, Senin, (16/10/2023).
Dilanjutkan Kasi Humas dari hasil keterangan saksi M. Ainul Musyafa
yang merupakan tetangga korban diketahui bahwa korban tinggal hanya seorang diri di rumah miliknya blok AA3 nomor 09 RT 11 Desa Kersik Putih Kecamatan Batulicin dan
korban tinggal di rumah tersebut sudah sekitar 1,5 Tahun (satu tahun setengah).
Saksi terakhir bertemu dengan Korban 3 (tiga) hari yang lalu pada hari Kamis 12 Oktober 2023 yang mana saat itu saksi melihat korban sedang berjalan di depan rumahnya dan setelah itu saksi tidak ada lagi melihat korban.
Menurut saksi korban orangnya adalah pribadi yang tertutup bahkan selama korban tinggal di rumah tersebut korban tidak pernah bersosialisasi atau berkomunikasi dengan warga sekitar hingga sampai-sampai saksi tidak mengetahui secara pasti profesi maupun pekerjaan korban.
Polisi juga mendalami keterangan dari pihak keluarga korban, bahwa
dari hasil keterangan dari kakak kandung korban
terakhir bertemu dengan Korban 4 (empat) bulan yang lalu.
Kakak kandung korban mengetahui bahwa korban memang saat ini korban banyak masalah, masalah ekonomi karna terlilit utang piutang
dan selain itu juga korban juga mengalami masalah rumah tangga terutama dengan Istrinya.
Saksi kakak kandung korban juga menjelaskan bahwa pihaknya sempat membelikan rumah di Perumahan KPI, namun berjalannya waktu rumah tersebut digadaikan oleh korban dan uang hasil menggadaikan rumah dibawa lari oleh istrinya,
Sehingga sampai saat ini korban tinggal seorang diri yang membuat Korban sakit hati.
“Pasca dilakukan olah TKP oleh Unit Inafis Sat Reskrim Polres Tanah Bumbu jenazah korban di bawa ke RSUD Abdurahman dan dilakukan pemulasaran jenazah,” tambah Kasi Humas.
Menurut Iptu Jonser dengan adanya kejadian tersebut pihak keluarga korban menolak dilakukan visum dan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban,
Kemudian pihak keluarga membawa mayat korban untuk selanjutnya dimakamkan di pekuburam di TPU Desa Sarigadung Kecamatan Simpang Empat. [joni]