BATULICIN – Suasana malam di Kecamatan Sungai Loban mendadak riuh saat sekelompok remaja berlarian membubarkan diri. Polisi berhasil menggagalkan rencana aksi balap liar di dua lokasi berbeda dan mengamankan 20 remaja serta 15 sepeda motor, Sabtu (8/3/2025) dini hari.
Kapolres Tanah Bumbu AKBP Arief Prasetya melalui Kapolsek Sungai Loban Iptu Kity Tokan mengungkapkan, patroli preventif yang digelar petugas bertujuan untuk mencegah potensi kecelakaan lalu lintas yang bisa berujung fatal.
“Fungsinya preventif, kita mencegah terjadinya korban laka lantas,” kata Iptu Kity Tokan, Sabtu siang.
Polisi mendapati para remaja itu berkumpul di dua titik rawan, yakni di Jalan Provinsi Desa Sebamban Lama dan Desa Sebamban Baru. Kedua lokasi ini kerap menjadi arena balap liar yang membahayakan pengendara lain.
Saat petugas tiba, kepanikan melanda. Sekelompok remaja yang tengah berkumpul langsung berhamburan, meninggalkan tempat dan sebagian besar meninggalkan sepeda motor mereka. Polisi pun bertindak cepat dengan mengamankan mereka yang masih berada di lokasi.

“Sasaran kami adalah kelompok-kelompok remaja yang berkumpul di tepi jalan dengan sepeda motor, serta kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi surat-surat,” jelas Kapolsek.
Dari hasil operasi tersebut, sebanyak 20 remaja yang mayoritas masih di bawah umur dibawa ke Polsek Sungai Loban. Selain itu, 15 unit sepeda motor juga ikut diamankan sebagai barang bukti.
Sebagai langkah pembinaan, pihak kepolisian memanggil orang tua serta kepala desa setempat untuk memberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan agar para remaja tersebut tidak mengulangi perbuatannya.
“Kami mengundang orang tua dan kadesnya untuk membuat pernyataan,” tambah Iptu Kity Tokan.
Balap liar menjadi permasalahan yang terus diwaspadai aparat kepolisian. Selain berisiko tinggi bagi pelaku, aksi ini juga membahayakan pengguna jalan lain. Polisi mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan indikasi balap liar di lingkungan mereka.