BATULICIN, GK – Genangan air yang kerap melumpuhkan jalan di kawasan Plajau setiap kali hujan deras turun akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemkab berencana melakukan perawatan dan perbaikan drainase di sepanjang ruas jalan tersebut guna mengatasi masalah yang telah lama dikeluhkan warga.
Rencana perbaikan ini disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu, Hernadi Wibisono, melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Amiruddin, saat dihubungi wartawan via WhatsApp, Jumat (28/3/2025).
“Iya, nanti di 2025 ini drainase di sepanjang Jalan Plajau akan dilakukan perawatan atau perbaikan agar nantinya bila hujan turun, tidak terjadi lagi genangan air di jalan wilayah tersebut,” ujar Amiruddin.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari program Bupati Andi Rudi Latif dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
Selain perbaikan drainase di Jalan Plajau, Pemkab Tanah Bumbu juga tengah mengkaji sistem pembuangan air langsung ke laut di wilayah Kelurahan Tungkaran Pangeran. Solusi ini diharapkan dapat menjadi langkah jangka panjang untuk mencegah banjir di kawasan tersebut.
“Jadi, dalam rapat Musrenbang di Simpang Empat kemarin, ada usulan mengenai pembuangan air ke laut yang rencananya akan dikerjakan pada 2026. Namun, sebelum itu, tim ahli Bupati akan melakukan kajian lebih lanjut,” jelas Amiruddin.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab Tanah Bumbu dalam mengatasi masalah infrastruktur yang berdampak langsung pada mobilitas dan aktivitas warga. Dengan adanya perbaikan drainase dan kajian sistem pembuangan air, diharapkan genangan yang selama ini menjadi keluhan dapat segera teratasi.