Misteri Kematian Wartawati Muda di Banjarbaru, Polisi Selidiki Dugaan Kejanggalan 

Almarhum Juwita, wartawati Newsways.co.id (Foto: Istimewa.

BANJARBARU, GK – Dunia jurnalistik di Kalimantan Selatan dikejutkan oleh kabar duka. Juwita (25), wartawati Newsways.co.id, ditemukan tewas di tepi jalan kawasan Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, Sabtu (23/3/2025). Kejanggalan di lokasi kejadian menimbulkan tanda tanya besar, apakah ini murni kecelakaan atau ada unsur kejahatan di baliknya.

Juwita ditemukan dalam kondisi masih mengenakan sweater merah muda dan celana jeans, dengan helm abu-abu yang tetap terpasang di kepalanya. Namun, ia tidak mengenakan alas kaki, dan motornya, yang ditemukan tidak jauh dari jasadnya, tampak nyaris tanpa kerusakan. Barang-barang pribadi seperti dompet dan dua ponselnya hilang, sementara wadah SIM card handphone ditemukan tergeletak sekitar 10 meter dari jasadnya.

Yang lebih mencurigakan, terdapat lebam di bawah mata kiri dan memar di belakang leher hingga telinga—luka-luka yang tidak umum dalam kasus kecelakaan lalu lintas biasa.

Polisi Selidiki Dugaan Kriminal

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, memastikan kepolisian akan mengusut tuntas kasus ini.

“Semoga kasus ini bisa segera terungkap agar ada kepastian bagi keluarga, masyarakat, dan rekan-rekan jurnalis,” ujar Kapolda di Banjarmasin, Senin (24/3/2025).

Polres Banjarbaru dengan dukungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel telah memeriksa empat saksi dan mengumpulkan bukti di lokasi kejadian. Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, menyatakan pihaknya masih menunggu hasil visum untuk menentukan penyebab pasti kematian Juwita.

“Kami akan terus mengembangkan penyelidikan ini. Biarkan penyidik bekerja secara maksimal agar kebenaran terungkap,” katanya.

Desakan dari Organisasi Jurnalis

Berbagai organisasi pers menyoroti kasus ini dan meminta kepolisian transparan dalam penyelidikan.

Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banjarbaru, Zepi Al Ayubi, mengaku kehilangan sosok Juwita yang dikenal aktif dan berdedikasi.

Baca Juga  Bupati Tanbu Andi Rudi Latif Hadiri Sertijab Kepala BPK Perwakilan Kalsel, Dorong Transparansi Keuangan Daerah

“Kami tidak ingin kasus ini hanya dianggap sebagai kecelakaan biasa. Semua kemungkinan harus diselidiki hingga terang benderang,” tegasnya.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Persiapan Banjarmasin, Randy, meminta penyelidikan dilakukan tanpa intervensi dan transparan.

“Jika ada unsur kekerasan, pelaku harus ditemukan dan dihukum sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Senada, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalsel, Milhan Rusli, juga melihat adanya banyak kejanggalan.

“Jika ini kasus kriminal, siapa pun pelakunya harus diadili,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kalsel, Hj. Sunarti, menyoroti pentingnya perlindungan bagi jurnalis perempuan di lapangan.

“Kita harus mengawal kasus ini bersama-sama. Jangan sampai ada jurnalis yang kehilangan nyawa tanpa kejelasan,” tegasnya.

Misteri yang Masih Menggantung

Ke mana sebenarnya Juwita pergi sebelum ditemukan tewas? Pagi itu, ia berpamitan ke keluarganya untuk pergi ke Guntung Payung. Namun, tubuhnya ditemukan di lokasi berbeda, jauh dari tujuan awalnya.

Apakah Juwita sengaja pergi ke sana? Ataukah ia dibawa oleh seseorang? Pertanyaan ini masih belum terjawab.

Hingga kini, dunia jurnalistik Kalimantan Selatan terus menanti kepastian atas kematian Juwita. Dengan banyaknya kejanggalan, desakan untuk mengungkap kebenaran semakin menguat. Apakah ini benar kecelakaan, atau ada sesuatu yang lebih besar di baliknya?. [Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *