JAKARTA,GK – Menjelang puncak arus balik Lebaran 2025, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan imbauan penting kepada para pemudik yang kembali ke kota asal: jangan abaikan keselamatan hanya demi mengejar waktu. Ia meminta masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah, dan memanfaatkan rest area sebagai tempat istirahat yang aman dan nyaman.
“Satu hal yang tentunya saya selalu pesan kepada masyarakat, hati-hati di jalan sehingga kita bisa menekan dan mengurangi angka laka lantas,” ujar Jenderal Sigit saat meninjau kesiapan rest area 456 Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (5/4/2025).
Menurut Jenderal Sigit, arus balik memiliki tantangan tersendiri karena terjadi setelah masyarakat menjalani berbagai aktivitas padat selama di kampung halaman. Mulai dari bersilaturahmi dengan keluarga besar, mengikuti tradisi Lebaran, hingga perjalanan panjang saat mudik sebelumnya.
“Apalagi masyarakat yang balik tentunya sudah menjalankan aktivitas mulai dari mudik, kemudian ketemu dengan keluarga besar, dan saat ini akan melaksanakan kembali. Kita pesan bahwa pada saat mengalami kecapekan, kita sarankan untuk segera istirahat baik di rest area terdekat dan jangan dipaksakan,” ungkapnya.
Dalam rangka mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus balik, Jenderal Sigit memastikan bahwa seluruh jajaran kepolisian telah bersiaga penuh di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Berbagai rekayasa lalu lintas telah disiapkan, baik di jalur arteri maupun jalan tol, guna memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman.
“Namun kita tetap akan menyiapkan berbagai macam pelayanan dan juga rekayasa yang sudah kita siapkan baik di arteri maupun di jalan tol sehingga harapan kita di puncak arus balik nanti semuanya bisa terkelola dengan baik,” jelasnya.
Imbauan Kapolri ini menjadi pengingat penting di tengah antusiasme masyarakat yang tinggi untuk kembali ke rutinitas usai libur Lebaran. Dengan volume kendaraan yang diperkirakan meningkat drastis pada H+3 hingga H+5 Lebaran, kewaspadaan dan kedisiplinan pengemudi sangat dibutuhkan.
Pemanfaatan rest area bukan hanya untuk melepas penat, tapi juga menjadi langkah nyata menyelamatkan nyawa. Sebuah keputusan sederhana—seperti berhenti sejenak dan meregangkan otot—dapat mencegah kecelakaan fatal di jalan raya.
Pihak kepolisian juga mengimbau agar pemudik tidak ragu meminta bantuan jika mengalami kendala di perjalanan. Posko mudik dan petugas gabungan telah disiagakan untuk membantu masyarakat selama 24 jam penuh.
Sumber: detikNews.