KOTABARU, Genpikalsel.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kotabaru, telah merancang serangkaian langkah dan program inovatif dalam menghadapi tantangan kelangkaan air, ini
bertujuan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat setempat.
Direktur PDAM Kotabaru, Tri Basuki kepada awak media, Selasa, (27/2/2024) mengatakan PDAM Kotabaru memulai langkah pertama dengan meningkatkan sistem pemantauan dan analisis terhadap sumber daya air di wilayahnya.
“Dengan memanfaatkan teknologi canggih, PDAM dapat secara akurat memetakan distribusi air, mengidentifikasi sumber daya air yang rentan, dan memproyeksikan kebutuhan air untuk penduduk setempat,” lontar Tri Basuki.
“Untuk mengurangi ketergantungan pada satu sumber air utama, PDAM Kotabaru berupaya diversifikasi sumber air yang digunakan. Ini termasuk normalisasi ,eksplorasi dan pengembangan sumber air alternatif serta investasi dalam teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan air,” ujarnya
Sementara itu Kabag Humas PDAM Kotabaru Syarwani menambahkan PDAM Kotabaru melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi, memperbarui pipa-pipa yang tua, dan meningkatkan kapasitas penyimpanan air.
“Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengaliran air ke setiap rumah tangga dan meminimalkan risiko kebocoran” jelas syarwani.
PDAM Kotabaru juga membuka kemitraan dengan pihak swasta, lembaga pemerintah, dan organisasi non-profit untuk meningkatkan upaya penanggulangan kelangkaan air.
Kolaborasi ini mencakup investasi bersama dalam proyek-proyek yang berfokus pada sumber daya air dan konservasi.
Langkah-langkah dan program inovatif ini menegaskan komitmen PDAM Kotabaru dalam menghadapi tantangan kelangkaan air.
“Dengan pendekatan holistik dan kolaboratif, diharapkan kelangkaan air di Kabupaten Kotabaru dapat diminimalkan, menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. [yandi].