Harga Daging di Tanah Bumbu Diklaim Tertinggi, Bupati Instruksikan Tim Lakukan Survei Pasar

Kepala Diskumdagri Tanah Bumbu, Hamaluddin Taher saat diruang kerjanya. Foto: Genpikalsel.com

BATULICIN, GK – Isu lonjakan harga daging di Kabupaten Tanah Bumbu menarik perhatian pemerintah pusat. Kementerian terkait bahkan memberikan perhatian khusus terhadap kabar bahwa harga daging di daerah ini menjadi yang tertinggi di Indonesia. Merespons hal tersebut, Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, langsung menginstruksikan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagri) untuk turun ke lapangan dan melakukan survei harga di pasar-pasar setempat.

Kepala Diskumdagri Tanah Bumbu, Hamaluddin Taher, membenarkan bahwa tim gabungan telah dikerahkan untuk melakukan pemantauan.

“Ada informasi dari kementerian pusat bahwa harga daging di Tanah Bumbu tertinggi, sehingga ada perhatian khusus untuk mengecek kebenaran itu. Makanya, Bupati langsung menginstruksikan kami untuk memastikan kondisi sebenarnya. Tim yang turun terdiri dari unsur Polres, TNI, Dinas Perikanan, Bagian Ekonomi, serta tim kesehatan,” ujar Hamaluddin kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (17/3/2025).

Namun, Hamaluddin meluruskan bahwa harga daging yang disebut-sebut mencapai Rp180 ribu per kilogram tidak berlaku secara merata. Berdasarkan hasil survei di pasar, harga daging bervariasi, mulai dari Rp130 ribu hingga lebih dari Rp150 ribu per kilogram, tergantung jenis dan kualitasnya.

Stok Bahan Pokok Aman Jelang Ramadan

Survei tersebut dilakukan menjelang Ramadan 1446 Hijriah, ketika permintaan bahan pokok cenderung meningkat. Oleh karena itu, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Tanah Bumbu juga memastikan bahwa stok dan harga bahan pokok tetap terkendali.

Pemantauan dilakukan di Pasar Harian Kecamatan Simpang Empat, yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan utama di wilayah ini. Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi stok pangan dinyatakan aman, meskipun ada sedikit fluktuasi harga pada beberapa komoditas.

“Jadi, berdasarkan hasil pemantauan, stok pangan di Tanah Bumbu dalam kondisi aman. Ada fluktuasi harga sayur, tapi masih dalam kondisi wajar,” ungkap Hamaluddin.

Baca Juga  Hadiri Peringatan Ke-59 HKN, Bupati Zairullah : Terimakasih Segala Dedikasi, Komitmen dan Ikhtiar Para Nakes

Selain menyoroti harga daging dan bahan pokok, Hamaluddin juga menyinggung ketersediaan gas elpiji 3 kilogram yang menjadi kebutuhan vital masyarakat, terutama selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.

Menurutnya, hingga saat ini pasokan elpiji masih terjaga. Bahkan, hasil kunjungan tim ke distributor menunjukkan bahwa pihak distributor siap memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Jadi, mudah-mudahan dengan adanya perhatian dari pusat ini, sistem pendistribusian bisa lebih baik, sehingga harga dan pasokan dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan masyarakat tidak perlu panik terhadap isu lonjakan harga yang beredar, sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau selama bulan suci Ramadan.[jon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *