Foto: Istimewa.
BATULICIN, Ragam seni kearifan lokal seperti alunan musik tradisional tari jaipong ala bocah-bocah sambut kehadiran Wakil Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) Kalsel Muhammad Rusli, saat menghadiri momen hari jadi ke 27 Desa Maju Mulyo, Kecamatan Mentewe ,Jumat, (19/2/2023).
Wabub M. Rusli mengaku kagum sekaligus bangga desa Maju Mulyo di momentum hari jadinya terus berbenah dalam pembangunan, salah satunya dengan program menuju desa wisata seni.
“Kami sangat mendorong dan mendukung Desa Maju Mulyo menjadi desa wisata seni sebagaiman yang ingin diwujudkan
warga setempat dan para tokoh di desa Warya Mulyo,” ungkap Rusli.
Wabup berjanji mendorong keinginan aparatur dan masyarakat setempat untuk mewujudkan cita-cita itu, dan memberikan dukungan.
“Pemkab melalui dinas terkait bakal menindaklanjuti keinginan yang dimaksud,” ujarnya.
Ia mengajak semua elemen, termasuk Anggota DPRD Tanbu, Jumbron yang hadir diperingatan tersebut untuk berperan melalui lembaganya turut mendorong Desa Maju Mulyo kedepan menjadi desa wisata seni, berintegrasi bersama desa-desa lainnya.
Menurut Muhammad Rusli, Kabupaten Tanah bumbu memiliki puluhan etnis dengan beragam budayanya diantaranya berbagai seni tarian yang harus dilestarikan.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus mantan Kades Maju Mulyo, Sunarno yang baru saja melepas jabatannya, mengaku di wilayahnya dihuni para seniman. Sehingga kuat tekad warga setempat untuk membangun desanya sebagai tujuan wisata seni.
“Desa kami ini punya banyak kegiatan seni, seperti tari-tarian. Tujuannya dalam rangka meningkatkan sumber pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakatnya,” katanya.
Acara perayaan ulang tahun ke-27 Desa Maju Mulyo tampak meriah, beragam kesenian dan budaya ditampilkan dari tarian, musik tradisional hingga pertunjukan wayang kulit.
Menariknya bahkan sebagian besar pemain musik tradisional dilakoni para kaum perempuan.
Dikegiatan itu juga dihadiri Camat Mantewe, Nyariman bersama Pjs Kades Maju Mulyo, dan tokoh masyarakat setempat.