BATULICIN, Diikuti tujuh ratus lebih orang dari berbagai klub, event lomba memancing sambil beramal di Wisata Watu Tanjung di Desa Sumber wangi Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu, (26/2/2023), tampak antusias dan meriah diikuti peserta.
Bahkan tak sedikit para pejabat hadir di lokasi, turut memeriahkan event memancing ini.
Sementara, peserta lomba mancing ini berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu, bahkan ada peserta yang datang dari daerah tetangga Kabupaten Kotabaru.
Acara ini turut dihadiri Camat Karang Bintang, Syafruddin, dan Perwakilan Polsek Karang Bintang, Perwakilan Danramil Karang Bintang dan Wakil Ketua 1 DPRD Tanbu, Said Ismail Kholil Al-Idrus.
Ketua Panitia Lomba Mancing Sambil Beramal, Nikon mengatakan, bahwa lomba mancing sambil beramal ini diikuti 777 peserta dari berbagai 24 klub mancing se Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Nikon menjelaskan, adapun biaya pendaftaran lomba mancing sambil beramal ini Rp. 150 ribu yang mana Rp. 100 ribu untuk kegiatan event kemudian Rp. 50 ribunya untuk kegiatan amal Masjid dan Mushola Al-Hikmah di RT 04, Desa Sumber Wangi tersebut.
“Alhamdulilah lanjut bantuan bangunan Masjid sudah dua kali event dan bangunan Masjid di Desa ini sudah mencapai 75 persen dan ini sudah yang ketiga kali event ini,” ujarnya.

” Insya Allah kita akan mengetahui jumlah yang kita dapatkan tahun 2023 ini, dan yang jelas Alhamdulilah ada terlihat sudah bangunan menara 4 dan kubah yang ditengah sudah dibangun,” terangnya.
Sementara itu Camat Karang Bintang, Syafruddin mengapresiasi adanya kegiatan lomba mancing sambil beramal di Wisata Watu Tanjung di desa Sumber Wangi Ini.
“Kita lihat waduk ini bukan hanya sekedar tempat pemancingan namun juga sebagai tempat wisata untuk rekreasi,” ujar Camat.
“Alhamdulilah event lomba mancing sambil beramal yang dilaksanakan kawan- kawan di desa ini tentunya adalah suatu amal yang luar biasa,” imbuh Camat Karang Bintang.
Syafruddin menjelaskan, bahwa lomba mancing di wisata Watu Tanjung ini tentunya sekaligus mempromosikan wisata Watu Tanjung yang sudah diserahkan ke Pemerintah Daerah tahun 2021 lalu.
“Jadi coba kita lihat ada gezebo-gezebo tempat bersantai yang dikelola Dinas Pemuda dan Olahraga Tanbu dan kami berharap agar bisa kembali ditarik kecamatan sehingga desa bisa menggunakan dana ADD untuk wisata disini,” pungkas Syafruddin. [Joni]