BATULICIN – Suasana pagi di Pabrik Karet PT Nusantara Batulicin berubah mencekam ketika dua karyawan terlibat duel sengit pada Sabtu (8/2/2025) sekitar pukul 08.30 WITA. Perkelahian yang awalnya hanya adu fisik itu berujung tragis setelah salah satu pelaku nekat pulang untuk mengambil senjata tajam. Akibatnya, korban mengalami luka parah, bahkan kehilangan dua jarinya.
Kepala Keamanan Pabrik Karet PT Nusantara Batulicin di Desa Karang Bintang, Agus, membenarkan insiden ini. Menurutnya, korban yang dikenal dengan nama Upik mengalami luka serius di tangannya akibat tebasan parang yang dilakukan oleh pelaku bernama Fahri.
“Ya, benar terjadi perkelahian dua karyawan di sini. Korban, Upik, mengalami luka pada tiga jarinya. Kalau tidak salah, dua jarinya putus akibat dibacok pelaku bernama Fahri,” ujar Agus saat dihubungi melalui WhatsApp pada Sabtu siang.
Perkelahian awalnya sempat dilerai oleh rekan-rekan kerja di pabrik. Namun, bukannya mereda, Fahri justru pergi ke rumahnya untuk mengambil parang. Begitu kembali, ia langsung menyerang Upik hingga korban mengalami luka serius.
“Jadi namanya sudah masuk ranah kriminal. Kami langsung menghubungi pihak kepolisian, dan pelaku kini sudah diamankan,” tambah Agus.
Kapolsek Karang Bintang, Iptu Adi Warsito, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut dan mengamankan pelaku.
“Saat ini masih dalam proses penyidikan dan kami masih melakukan pemeriksan serta menunggu keluarga korban membuat LP,” singkat Kapolsek Karang Bintang.
Sementara itu, Kepala Desa Karang Bintang, Iqbal, juga membenarkan adanya kejadian tersebut, meskipun ia belum mengetahui detailnya.
“Memang ada kabar perkelahian itu, tapi saat ini saya sedang bepergian dengan istri, jadi tidak tahu persis kejadiannya,” katanya.
Peristiwa ini mengejutkan banyak pihak, terutama para pekerja pabrik yang tidak menyangka ketegangan di tempat kerja bisa berujung pada tindakan brutal.[jo