MAGELANG,GK – Di tengah rangkaian Magelang Retreat 2025, Bupati Tanah Bumbu periode 2025-2030, Andi Rudi Latif, terus aktif berpartisipasi bersama sejumlah kepala daerah dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pemimpin daerah untuk berbagi gagasan dan merumuskan strategi dalam mempercepat pembangunan di wilayah masing-masing.
Pada hari keempat retreat, Senin (24/2/2025), Andi Rudi Latif membagikan pemikirannya tentang peran krusial birokrasi dalam mendorong pembangunan daerah melalui unggahan di media sosial. Ia menekankan bahwa birokrasi bukan sekadar sistem administrasi, melainkan mesin utama yang menggerakkan pemerintahan untuk mencapai tujuan besar: kesejahteraan masyarakat.
“Birokrasi ibarat kendaraan yang dikendalikan oleh kepala negara sebagai pengemudi. Tugas utama seorang pemimpin daerah adalah memastikan mesin ini bekerja optimal agar dapat membawa masyarakat menuju tujuan yang diinginkan,” ungkap Andi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan birokrasi dalam pembangunan dapat diukur melalui berbagai indikator, seperti Indeks Pelayanan Publik, Indeks Reformasi Birokrasi, Indeks Pembangunan Manusia, Indeks Persepsi Korupsi, dan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
Dalam kesempatan ini, Andi Rudi Latif juga menyampaikan harapannya agar Magelang Retreat 2025 memberikan dampak positif bagi kemajuan Tanah Bumbu. Ia menegaskan komitmennya untuk mewujudkan visi Beraksi—menuju Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.
“Yakni melalui penguatan sumber daya manusia dan tata kelola pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Dengan semangat kepemimpinan yang visioner, Andi Rudi Latif bertekad menjadikan birokrasi di Tanah Bumbu sebagai instrumen perubahan yang efisien, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.