Bupati Tanah Bumbu Tekankan Pembangunan Inklusif dalam Konsultasi Publik RPJMD 2025–2030

BATULICIN,GK – Dalam upaya merancang masa depan Tanah Bumbu yang lebih maju dan berkelanjutan, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif (Bang Arul) secara resmi membuka Konsultasi Publik Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030. Acara ini berlangsung di Hotel Ebony, Minggu (16/7/2024), dengan dihadiri berbagai pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Bang Arul menegaskan pentingnya RPJMD sebagai dokumen strategis yang menjadi arah pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Dokumen ini tidak hanya menjadi panduan bagi pemerintah daerah, tetapi juga harus mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat.

“Karena dokumen ini berfungsi sebagai acuan dalam merumuskan kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan daerah yang sejalan dengan visi dan misi kepala daerah terpilih serta arah kebijakan pembangunan nasional dan provinsi,” ujarnya.

Konsultasi publik ini menjadi momentum penting dalam memastikan RPJMD benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat. Dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari pejabat pemerintahan hingga perwakilan masyarakat sipil, pemerintah berharap dapat menyusun rencana pembangunan yang lebih realistis, terukur, dan berdampak nyata.

Bupati Tanbu, Andi Rudi Latif dan Ketua DPRD Tanbu, Andran Atma Maulani. Foto: Genpikalsel.com

Bang Arul juga mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi aktif dalam forum ini, memberikan masukan yang konstruktif, dan bersama-sama menyusun kebijakan yang lebih inklusif.

“Melalui forum ini, saya mengajak seluruh peserta untuk berdiskusi secara konstruktif dan sangat terbuka terhadap masukan yang dapat meningkatkan kualitas dokumen ini agar lebih realistis, terukur, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan,” imbuhnya.

Lebih jauh, Bang Arul menekankan bahwa pembangunan yang dirancang dalam RPJMD harus berlandaskan prinsip inklusivitas, keberlanjutan, dan keadilan. Setiap kebijakan harus diarahkan untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata, serta meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh.

Baca Juga  Polres Tanbu Ringkus Pelaku Kasus Penipuan Haji Plus, Korban Alami Kerugian Rp. 516 Juta

“Kita harus memastikan bahwa setiap kebijakan yang dirancang dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata,” tandasnya.

Kegiatan konsultasi publik ini dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Plh Sekretaris Daerah Yulian Harawati, SE.MM,CG.CAE.CF.rA, Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu Andi Irmayani Latif, Tim Aksi Percepatan Pembangunan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof. Dr. Ahmad, SE., M.Si., Kepala Bappedalitbang Kalsel, Kepala SKPD, camat, organisasi masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dengan keterlibatan banyak pihak, diharapkan RPJMD 2025–2030 yang dihasilkan mampu menjadi peta jalan yang konkret dalam mewujudkan Tanah Bumbu yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *