BANJARMASIN,GK – Momentum bersejarah bagi Kabupaten Tanah Bumbu! Bupati Andi Rudi Latif bersama Wakil Bupati H. Bahsanuddin resmi menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang mengesahkan dan mengangkat mereka sebagai pemimpin daerah untuk periode 2025-2030.
Acara penyerahan SK berlangsung khidmat di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (5/3/2025). Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyerahkan langsung dokumen tersebut kepada seluruh Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Selatan.
Bupati Andi Rudi Latif, yang dikenal sebagai pemimpin visioner dan dekat dengan rakyat, menegaskan komitmennya untuk membawa Tanah Bumbu menuju kemajuan yang lebih pesat. Dengan pengalaman dan kepemimpinan yang solid, ia siap mengemban amanah ini demi kesejahteraan masyarakat.
Acara ini juga diwarnai dengan penandatanganan berita acara, penyerahan memori jabatan, serta pemberian penghargaan Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) tahun 2024. Kehadiran para kepala daerah dari seluruh Kalimantan Selatan semakin menambah bobot dan makna dari momen penting ini.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin memberikan pesan penuh makna kepada para kepala daerah yang baru menerima SK.
“Semoga kita semua mampu menjalankan amanah dalam jabatan masing-masing dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan tekad dalam melayani masyarakat di Kalsel,” ujar Gubernur.
Ia juga menegaskan bahwa membangun daerah bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun bangsa.
“Semoga kita semua diberikan Allah SWT kekuatan, kemudahan, dan kelapangan berpikir, agar amanah rakyat dapat kita jalankan dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.
Dengan diterimanya SK Mendagri, masyarakat Tanah Bumbu menaruh harapan besar pada kepemimpinan Andi Rudi Latif. Tantangan ke depan tentu tidak mudah, namun dengan kerja keras, sinergi, dan inovasi, Tanah Bumbu diyakini akan terus berkembang menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.
Andi Rudi Latif kini memegang tongkat estafet kepemimpinan dengan tekad kuat. Masyarakat menunggu langkah-langkah strategisnya dalam membangun Tanah Bumbu yang lebih baik.