BATULICIN, Wujud perhatian kepada warga binaan, Serda Yuda Wijaya yang merupakan Babinsa Desa Barokah dan Desa Hidayah Makmur berhasil membujuk salah satu ODGJ (orang dengan ganguan jiwa) agar bisa menjalani perawatan kesehatan. ODGJ tersebut didapati di depan sebuah toko samping GS Express Plajau, Desa Hidayah Makmur, Kecamatan Simpang Empat, Tanbu, Selasa, (13/3/2024).
Ikut membantu warganya agar mendapatkan perawatan, dengan penuh kesabaran Babinsa Serda Yuda Wijaya mencoba berkomunikasi dengan berbagai cara, salah satunya membelikan rokok kepada ODGJ, alhasil sehingga mau dibawa ke Puskesmas di wilayah Simpang Empat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, ini sebagaimana terpantau langsung
awak media genpikalsel.com saat di lokasi.
“Alhamdulilah, ODGJ itu akhirnya mampu di taklukan bujuk rayu Babinsa Desa Baraqah dan Desa Hidayah Makmur dengan harmonis,” kata Khairil salah satu warga wilayah Simpang empat tersebut.
Menurut Khairil, dibawanya ODGJ ke Puskesmas wilayah tersebut, lantaran warga dengan Babinsa sudah berkoodinasi dengan Kepala Dinas sosial Tanbu, Liana Hamita. Sehingga tentang ODGJ yang meresahkan warga itu akhirnya ditemukan Babinsa Desa Baraqah dan Desa Hidayah Makmur, Serda Yuda Wijaya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Tanbu, Liana Hamita didampingi Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial, Maulidah, SE kepada saat di Puskesmas Simpang Empat mengatakan, bahwa banyaknya keluhan warga tentang ODGJ yang meresahkan warga tersebut kami bawa dulu ke rumah singgah Dinas Sosial di Tanbu.
“Kita akan mencari keluarga ODGJ ini untuk mencari Indentitasnya supaya bisa kami tangani dan harus ada persetujuan pihak keluarganya agar tidak ada yang nanti ke depan nya keberatan kepada kami,” kata Liana Hamita.
Tolong kawan-kawan lanjut Liana Hamita, agar bisa paham ke wenangan Dinsos itu seperti apa, ini ODGJ selain Dinsos juga penangan nya ada juga keterlibatan di kesehatan dan pihak Desa serta yang terkait lainnya, dan intinya pihak keluarganya.
“Jadi ke depan kami akan melakukan pendataan ODGJ yang ada di wilayah Tanbu. Intinya jangan sampai ada ODGJ yang meresahkan warga,”pungkas Hamita.
Dapat diketahui dari laporan warga bahwa ODGJ yang dievakuasi tersebut kerap meresahkan warga sekitar, lantaran sering masuk ke toko-toko dan dengan kondisi bugil, membuat warga resah, merasa tak nyaman dan terganggu. [joni].