BATULICIN – Peluncuran program “Makan Sehat Bergizi” untuk siswa TK, SD, SMP, dan SMK yang digelar di Sekolah Bangun Banua, Desa Kampung Baru, Tanah Bumbu, pada Senin (13/1/2025) kemarin, mendapat perhatian serius dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tanah Bumbu.
Dalam peluncuran program ini tidak hanya dihadiri oleh Asisten 3 dan Kepala Dinas Pendidikan Tanbu, Amiluddin, tetapi juga Kepala Loka POM Tanah Bumbu, Rahmat Hidayat, bersama 3 pegawainya.
Sebagai bagian dari upaya memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi siswa, BPOM Tanah Bumbu mengambil langkah penting dengan melakukan pengambilan sampel makanan yang disediakan dalam program ini. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa makanan yang diberikan benar-benar aman dan bebas dari bahan berbahaya.
Kepala Loka POM Tanah Bumbu, Rahmat Hidayat, mengungkapkan bahwa kehadiran pihaknya dalam program ini berkaitan erat dengan pengamanan makanan yang akan dikonsumsi oleh siswa.
“Kita mengambil sampel makannya yang bisa kami lakukan di titik-titik sekolah. Namun, bila untuk penyedia (dapur) program makannya itu, kami melakukan pembinaan terhadap pengolahan makanannya,” ujar Rahmat.
Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan uji Kolitis untuk memastikan bahwa makanan yang disajikan memenuhi standar keamanan yang berlaku.
“Adapun terkait sampel yang kami lakukan untuk pengamanan pangannya,” jelas Rahmat.
Dalam melakukan pengawasan, BPOM Tanah Bumbu menerjunkan tiga orang anggota untuk memastikan bahwa setiap tahap pengolahan dan distribusi makanan berjalan sesuai dengan ketentuan.
Rahmat menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh terhadap program ini.
“Kami siap mendukung program Makan Sehat Bergizi,” pungkasnya.
Sementara sebelumnya Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1022 Kabupaten Tanah Bumbu Kapten Wahyono mengatakan, bahwa siswa yang menerima program makanan sehat bergizi tersebut berasal dari tiga sekolah.
Siswa tersebut berasal dari SD, SMP dan SMKS Bangun Banua, Yayasan Nurul Hidayah dan SDN Kampung Baru Tiga Kecamatan Simpang Empat,” kata Wahyono.
Dia menjelaskan menu makan perdana yang disajikan seperti ayam goreng, oseng buncis, wortel, jagung dan tempe, nasi putih, serta pisang.
Dari tiga lauk ini lanjutnya memenuhi standar. Tadi sudah di cek juga lewat BPOM, bahwa ini memenuhi standar sesuai dengan kriteria pelaksanaan kegiatan
Wahyono mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis pada tahap pertama ini merupakan hasil kolaborasi dari unsur TNI, Pemkab Tanah Bumbu dan Badan Gizi Nasional (BGN) guna mewujudkan visi misi Presiden Prabowo Subianto.
“Jadi saat ini, program makan sehat Bergizi di Tanah Bumbu memiliki satu dapur mandiri sebagai sarana memasak milik Yayasan Cahaya Al Barkah di Jalan Yudistira Simpang Empat,”tutupnya.[jon