BATULICIN, genpikalsel.com – Nenek Supiati (69) seorang lansia warga Blok E 1, Desa Sepakat, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu terlihat senang sekaligus terharu ketika menerima bantuan paket sembako dan santunan uang tunai dari Yayasan Segaris Senyum Gemilang (SSG) Kamis, (13/7/2023).
Berkali-kali lansia ini mengucapkan banyak terimakasih kepada perwakilan Yayasan SSG dan semua yang membantunya itu, ia juga mengucapkan syukur dan mendoakan kebaikan kepada pihak yayasan yang membantunya tersebut.
“Alhamdulillah semoga yang membantu memberikan paket sembako ini mendapat berkah serta dipanjang umur dan dimurahkan rezekinya, dikabulkan hajatnya,” tutur Supiati dengan nada haru.
Supiati juga menceritakan tentang kehidupannya di rumahnya, bahwa dirinya punya anak tiga orang, dua sudah berkeluarga.

“Sedangkan satunya lagi dengan saya yang tinggal di rumah. Kan tidak bisa kerja yang tinggal sama saya ini, itu pikirnya anak saya sakit ” ungkapnya sambari didampingi Atim Pembina Yayasan Segaris Senyum Gemilang.
Yang mungkin maksud ibu itu ada gangguan mental terhadap anaknya.
Sementara Kepala Desa Sepakat, Sumanto membenarkan bahwa Ibu Supiati tinggal dengan 1 orang anaknya yang terkena gangguan mental tersebut.
“Anak ibu Supianti yang satu itukan kena gangguan mental, kata orang-orang gara-gara gagal menikah gitu. Soalnya waktu itu saya juga masih merantau ke Kalimantan Timur. Sementara kedua anaknya lagi sudah berkeluarga dan tinggal di Desa Sepakat ini juga,” ucap Sumanto.
Ibu-ibu yang dapat bantuan sembako dari Yayasan Segaris Senyum Gemilang disini juga tercatat dapat bantuan BLT dari Desa sini, sama seperti ibu Supiati juga dapat saja bantuan BLT dari desa kami,” jelas Sumanto.
Sebelumnya Sumanto juga mengucapkan terima kasih kepada YSSG Tanah Bumbu yang memberikan bantuan untuk warganya, yang memang tercatat sebagai warga tidak mampu di desanya, ada sekitar 25 warga yang menerima paket sembako tersebut.
“Alhamdulilah hari ini warga saya dapat bantuan sembako dan bantuan Matrial semen untuk tiga Mushola yang saat ini masih proses dalam pembangunan dan 1 mushola menerima ambal/sejadah,” pungkasnya.[joni]