PDAM Kotabaru Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Efisiensi di Tahun 2025

KOTABARU, GK – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kotabaru, Tri Basuki, mengungkapkan berbagai program prioritas yang akan menjadi fokus perusahaan untuk meningkatkan layanan air bersih kepada masyarakat pada tahun 2025. Dalam wawancara dengan genpikalsel.com pada Jumat (20/12/2024), ia menekankan pentingnya evaluasi kegiatan yang telah berjalan serta perencanaan strategis untuk menghadapi tantangan ke depan.

“Memasuki tahun 2025, kami akan mengevaluasi kegiatan yang telah berjalan. Fokus utama kami adalah peningkatan pendapatan, perluasan cakupan pelayanan, penurunan Non-Revenue Water (NRW) atau kehilangan air, serta efisiensi dan efektivitas peralatan,” ungkap Tri Basuki.

Program Prioritas: Standar K3 dan Perluasan Cakupan
Tri menyebutkan salah satu prioritas utama PDAM Kotabaru adalah memastikan pemenuhan standar K3 (Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas, dan Keterjangkauan) dalam penyediaan air bersih.

“Kualitas air harus sesuai dengan 19 parameter yang diatur Kementerian Kesehatan. Hal ini sangat penting agar air yang disalurkan ke masyarakat memenuhi standar yang baik,” lontarnya.

Selain itu, pihaknya juga berkomitmen meningkatkan cakupan pelayanan, mengingat saat ini dari total 22 kecamatan di Kotabaru, baru 7 kecamatan yang terlayani air bersih.

“Tantangan terbesar kami adalah wilayah pelayanan yang luas. Ke depan, kami akan fokus memberikan akses air minum bagi wilayah yang belum tersentuh layanan air bersih,” tambah Tri.

Dukungan Pemerintah dan Harmoni dengan Visi Bupati
Tri juga mengungkapkan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah untuk mencapai target 100% akses air bersih sesuai program Kementerian.

“Kami terus mendorong pemerintah untuk membantu menyediakan akses air bersih bagi masyarakat. Kerja sama erat dengan pemerintah menjadi kunci mencapai tujuan ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, PDAM Kotabaru juga berkomitmen mendukung visi dan misi Bupati Kotabaru, khususnya dalam sektor pariwisata dan agrobisnis.

Baca Juga  Semarak Festival Kreatif Kuliner Kotabaru 2023 Berlangsung di Kawasan Wisata Siring Laut

“Kami berusaha selaras dengan program pemerintah, terutama dalam mendukung pariwisata dan agrobisnis di Kotabaru,” pungkasnya.

Evaluasi dan Monitoring Berkelanjutan
Tri menegaskan bahwa evaluasi kegiatan akan dimulai sejak Desember 2024 dan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan program berjalan dengan baik. Fokus utama tetap pada peningkatan pendapatan, perluasan layanan, dan efisiensi operasional. [Yandi].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *